7 Lebih Benda Rumah Pembawa Sial dan Petaka Bagi Pemiliknya
Bismillahirohmanirohim. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Syukur alhamdulillah kita bisa berjumpa lagi di channel ini. Sholawat dan salam selalu dan tetap tercurahkan kepada junjungan kita, nabi besar Muhammad shallallahu alaihi wasallam. Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. Harapan dan doa saya semoga saudaraku semuanya selalu diberikan kesehatan, dilapangkan rezekinya, diampuni dosa-dosanya, dan dipanjangkan umurnya. Amin ya robbal alamin.
Sahabat beriman yang dimuliakan Allah , namanya hidup di dunia ada kalanya kita berada di bawah, selalu sulit dalam menggapai keinginan seperti seretnya rezeki, sulit mendapatkan jodoh, dan tidak mendapatkan pekerjaan yang mapan. Terkadang kesulitan tersebut membuat kita menyerah menghadapi keadaan yang demikian. Kadang juga kita pasrah tanpa mau berusaha lagi dan tidak mau memperbaiki kualitas hidup kita. Namun kesialan yang selalu menimpa kita ternyata penyebabnya dari diri kita sendiri, mungkin karena kurang giat dalam bekerja maupun selalu malas-malasan serta tidak mau berdoa kepada Allah Yang Maha Kuasa.
Selain itu, ada penyebab lain yang sering tidak kita sadari. Kita selalu menganggap sepele karena dianggap biasa dan lumrah terjadi. Datangnya kesialan pada kita, terlebih kesialan tersebut datangnya tidak henti-henti, dikarenakan kita selalu menganggap sepele pada sesuatu yang ada di rumah kita. Benda-benda yang ada di rumah kita sering mendatangkan kesialan pada penghuni rumah, namun reka dan kita membiarkannya.
Sahabat beriman, lantas apa saja barang-barang yang ada di dalam rumah yang mendatangkan kesialan dan menjadi penghalang rezeki?
Inilah 7 benda yang bisa menjadi penghalang rezeki kita:
yang pertama yaitu jam mati. Banyak diantara kita yang menganggap sepele jika ada jam yang mati di dalam rumah kita, padahal jam yang mati tersebut membawa kesialan. Jam yang tidak bisa diperbaiki lebih baik disingkirkan dari rumah kita karena jam urusannya dengan waktu, dan jika ada jam yang mati maka disimbolkan dengan kematian dan mengundang nasib sial bagi penghuni rumah.
Kemudian yang kedua kaca atau cermin rusak, kaca yang rusak dapat menjadi penghalang rezeki. Kaca atau cermin yang rusak sebaiknya dibuang karena mampu mendatangkan energi negatif para penghuni rumah. Selain itu, cermin atau kaca yang pecah bisa membahayakan pemilik rumah.
Kemudian yang ketiga, yaitu pohon kaktus. Pohon kaktus tergolong tanaman yang banyak disukai, bentuknya yang mungil serta mudah merawatnya banyak orang yang memeliharanya sebagai tanaman hias di rumahnya. Namun, perlu Anda ketahui, tanaman ini ternyata membawa kesialan bagi pemiliknya dan pasalnya, tanaman ini mengandung duri dan tidak baik jika berada di dalam rumah.
Kemudian yang keempat, kran pipa bocor. Semua rumah tangga pasti pernah mengalami pipa atau keran bocor dan menganggapnya biasa. Namun, keran atau pipa yang bocor, jika tidak segera diperbaiki, akan membawa kesialan, menjadi penghalang energi positif serta limpahan rezeki bagi pemiliknya.
Kemudian yang kelima, yaitu jaring laba-laba. Sudah banyak dipercaya masyarakat bahwa jaring laba-laba yang ada di dalam rumah, jika tidak dibersihkan, akan mendatangkan kesialan. Selain itu, jika dilihat dari estetikanya, akan nampak kotor dan tidak sedap dipandang.
Kemudian yang keenam, sarang lebah. Meski tidak banyak dijumpai, adanya sarang lebah bisa menjadi nasib sial bagi pemilik rumah. Maka, lekas waspada jika menjumpai adanya sarang lebah. Selain itu, juga akan membawa marabahaya bagi pemilik rumah.
Kemudian yang ketujuh, guguran daun kering. Adanya guguran daun kering di pekarangan rumah sering diabaikan karena dianggap hal kecil dan sederhana. Namun, hal ini akan membawa kesialan, membuat rumah tampak tidak terawat dan terlihat suram.
Sahabat beriman yang dirahmati Allah, itulah 7 benda yang jika dibiarkan akan mendatangkan energi positif dan mendatangkan kesialan. Semoga kita dijauhkan dari kesialan dan hal ini bisa menjadi wawasan agar kita selalu menjaga rumah kita. Amin ya Robbal 'Alamin. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Comments
Post a Comment